Psikologi
Psikologi Positif
09-Feb-2010 03:25:38
![]()
Psikologi Positif akan membuat kita menjadi lebih baik dari yang sebelumnya.. Di tahun 2010ini dimana banyak musibah-musibah yang melanda negari kita Indonesia Tercinta… mungkin muncul akibat dari Perilaku kita, Tingkah laku kita, segala macam yang tidak sesuai dengan Perintah dan larangan nya yang membuat kita lupa melakukan yang benar….
Apakah orang Psikologi Selalu Positif?
Bagaimana Kita Memahami Kehidupan yang Baik, perlu harta banyak atau sederhana atau miskin yg mana ya?
Hidup baik tidak perlu umur yang panjang atau mencari umur yang panjang, karena hidup yang panjang hanya dibutuhkan nasib baik.. tetapi yang lebih baik kita hidup dengan lengkap tetapi hidup yang lengkap harus di isi dengan pikiran dengan kualitas yang baik dan menjadi pribadi yang baik.
Sejauh ini, banyak penelitian positif psikologi yang menyelidiki well-being dianggap sebagai kebahagiaan dan kepuasan hidup merupakan kriteria terbaik dalam mendefinisikan good life. Disaat perasaan bahagia dan kepuasan dalam hidupnya merupakan tujuan yang layak, hal ini tidak juga meruapakan satu-satunya kriteria penentu dalam mendefinisikan hidup yang layak. Faktanya, di dalam buku Positive Psychology dijelaskan kriteria lain yang dapat digunakan untuk mengukur hasil positif dalam hidup.
Termasuk didalamnya pengalaman sehari-hari, rasa cinta dan perasaan terhadap orang lain dan meliputi juga aktivitas kreatif, realisasi potensi diri, dan peningkatan indra dalam memaknai dimensi pengalaman spiritual dalam hidup. Cinta dapat menjadi sensasi dan keindahan emosi, tetapi secara langsung juga berhubungan dengan resiko penolakan, perjuangan, pengorbanan dan konflik. Akan tetapi faktanya cinta akan menjadi bermakna pada saat mengalami kesulitan, ketidaknyamanan dalam menghadapi tantangan dan hambatan.
Kebahagiaan merupakan tujuan dalam hidup dapat memunculkan suatu keyakinan baru. Hingga pertengahan 1990 an, mayoritas masyarakat pada negara industri meyakini bahwa mereka harus giat untuk mencari kebahagiaan sebagai tujuan dalam hidup. Padahal sebelumnya hidup merupakan kerja keras dan perjuangan. Kebanyakan orang lebih memperhatikan tentang kesehatan fisik, rasa aman, dan harapan akan beberapa kejadian yang menyenangkan dalam hidup. Dari persepektif sejarah, kebahagiaan berfokus pada pengurangan akan perjuangan yang harus dilakukan. Meskipun mereka tidak bahagia, banyak yang memiliki martabat, keteguhan hati, keberanian, ketekunan, dan dedikasi terhadap keluarga dan teman. Akankah hal ini tidak dapat dijadikan sebagai ukuran dalam hidup yang layak?
Kebanyakan psikologi positif telah mengenalkan beberapa definisi yang memadai dari good life tidaka hanya semata-mata didasarkan pada besarnya emosi positif yang dirasakan setiap harinya. Beberapa artikel dalam positif psikologi telah mulai diperdebatkan akan bagaimana mendefinisikan full (kepenuhan/kelengkapan), kekayaan, dan hidup yang penuh. Dapat dilihat dari keseluruhan dari buku ini, banyak peneliti yang mendukung emosi positif. Kriteria baru dari good life harus meliputi emosi positif tetapi juga harus mengembangkan definisi yang tepat tentang kompleksitas kehidupan manusia (Aspinwall & Staudinger, 2003).
| Reply Comment | ||
| |
||
| |
||